ใ
คใ
คใ
คใ
คengkau terus bertanya: bisakah aku menerka makna kata yang bersembunyi di antara gemuruh hujan, atau menafsir bahasa cericit kepodang dalam album foto yang kau bawa, atau menguping rintih sedu sedan sepasang mutiara?
ใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
ค
engkau pun terus bertanya: bagaimana melekatkan matahari di dinding kamarmu, atau menyulam cahaya lampu di pinggir jalan itu, atau menebak percakapan sepasang sepatu dalam sebuah lagu?
ใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
ค
engkau tak henti bertanya: bagaimana memaksa nyiur berdansa, atau menyembuhkan mahluk tunarasa, atau menumbuhkan cinta pada hati yang binasa?
ใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
ค
entahlah.ใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
ค
(2014)



