(1)
hari itu,
Tuhan mengajakku bermain petak umpet.
maka aku bergegas mencari
di tempat-tempat yang kutahu Ia kan bersembunyi:
(2)
di balik tirai kiswah, di bawah hajar aswad,
di tenda-tenda mina, di tengah pusaran
kerumunan thawaf,
di lipatan sajadah, di antara putaran tasbih,
di kolong jembatan, di bangsal rumah sakit,
hingga di dasar
mangkuk-mangkuk yang kosong.
(3)
namun tak kutemukan Ia di mana pun.
(4)
dalam lelah yang pasrah, menitiklah
gerimis di pelupuk mata.
di dalam genangan tangis,
kutemukan Ia sedang tersenyum.
(2026)









