setelah lulus dari rak kemasan,
ribuan teh celup bergegas melamar
ke kantor-kantor dan pabrik-pabrik
berwujud gelas dan teko.
bertahun-ulang diseduh,
berulang-tahun direndam, hingga
tenggelam seluruh rasa dan warna.
setelah tinggal ampas,
mereka lantas dibuang;
tanpa pernah sempat memikirkan dana pensiun,
ataupun kelanjutan cicilan kardus berukuran imut
dengan bunga floating yang mencekik itu.
(2026)

Leave a Reply