setiap pagi,
ia termenung menatap benda-benda
di atas meja teras rumah:
ada secangkir teh, koran lusuh
dan hati yang tergeletak
terbalut bubblewrap.
entah berapa hujan dan kemarau dipergilirkan
untuk menunggu takdir beralih profesi
menjadi kurir ekspedisi;
berharap dia datang memungut
paket tak tersentuh itu,
mengantarkannya tanpa perlu menanyakan:
alamat, rute jalan, atau
siapa nama penerima di ujung resi.
(2026)

Leave a Reply