DIAGNOSA

di depan serambi,
lelaki itu memikirkan diagnosa
gejala-gejala aneh
yang menjangkiti rumahnya.

tentang kalender yang berdiam diri,
hingga tak terasa lagi: denyut hari-hari
yang hitam dan merah itu.

ruangan jadi bilik tanpa jendela,
mengatup: tak mengalirkan pijar
dan hangat cuaca.

lorong menyempit,
tersumbat deret foto monokrom
yang bergantung
di dinding relung.

jam di rumah
pun tak lagi berdetak
menghitung detik kami,
semenjak degupmu terhenti

: ibu.



(2026)

Published by


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!