Dengarlah kesedihan perupa yang membangun istana pasir di tepi pantai laut yang bergejolak. Karena semegah apapun istana yang dibuat, ia kan runtuh dalam satu sapuan ombak.
Dan dengarlah kesedihan penyair yang menulis di debu gurun yang berkecamuk. Karena seindah apapun syair yang digubah, ia kan musnah dalam satu hembusan angin.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
(2013)

Leave a Reply